Tag-Archive for » sony nex «

Waiting…

Just iseng aja. Hehe..
Motret anjingku Simba, pake Sony Nex 5N + lensa kit 18-55.
Atur2 lighting nya di photoshop…

Simba Waiting

The worst part of life is waiting.
The best part of life is having someone worth waiting for…
-Jessica Brumley-

Korea Trip, Part 3 (Sokcho)

Mau cerita tentang kota pertama yang kami kunjungi di Korea, yaitu Sokcho. Sokcho ini daerah pegunungan. So tujuan kami kesini adalah hiking Mount Seorak. Hehe..
Beautiful Sokcho
All pics taken with my Sony Nex 5N + Kit lens 18-55

Begitu mendarat di Seoul kami langsung lariiii cari bus antar kota menuju Sokcho dengan deg2 an takut gak dapet bus karena saat itu sudah cukup malam, dan bus nya ada jam maksimal keberangkatan. Tapi syukurlah semuanya lancar dan kami dapat bus *fyuhh*. Perjalanan dari Seoul kurang lebih 5 jam naik bus. Dan begitu sampai Sokcho harus lanjut naik taxi sekitar 30 menit (karena saat itu sudah jam 12 malam dan sudah tidak ada bus lagi) menuju guest house. Nama penginapannya Seorak Morning Inn. Tempatnya nyaman banget. Ini pemandangan dari balik jendela kamar kami.. So beautiful!
Sokcho - view from Seorak Morning Inn

Di Sokcho ini lumayan dingin walaupun bulan Agustus sebenarnya lagi musim panas. Jadi gak kebayang deh gimana dingin nya kalau lagi winter.

Keesokan pagi nya kami langsung siap berangkat hiking. Dari penginapan cukup naik bus 1x untuk menuju ke gunungnya. Ini pemandangan begitu sampai di Mount Seorak..
Sokcho - Entrance Gate

Dari Jakarta kami udah cari2 info bahwa ada beberapa jalur hiking yang bisa dipilih, dan memutuskan untuk gak pilih jalur “Gwongeumseong Fortres” karena menurut info di internet jalur ini sangat curam, berbatu, pengaman nya gak aman, dan super ramai. Tapi begitu sampai sana kami sotoy aja langsung naik cable car yang ternyata membawa kami ke jalur pendakian¬†Gwongeumseong Fortress. Hahaha.. Berhubung sudah sampai ya sudah lah akhirnya kami daki juga gunung batu ini. Benar seperti yang dikatakan di internet, jalurnya curam, berbatu, ramai, dan pengaman nya tidak menjamin. Hehe.. Tapi pendakiannya worthed kog. Pemandangannya luarrr biasa indah! Pas turun lumayan deg-deg an karena udah mendung banget. Kalau hujan gak kebayang gimana licin nya…
Sokcho - Rock Mountain Sokcho - Me
Gunung batu yang kami daki + Saya numpang narsis. Hihihi

Setelah turun dari lajur Gwongeumseong Fortress, kami makan siang, dengan menu yang khas Sokcho yaitu Ojingeo sundae. Semacam cumi-cumi raksaksa berbumbu gitu. Buat saya sih rasanya agak aneh. Hehe.. Dan mahal pastinya. Makanan di Sokcho standar nya paling tinggi diantara kota2 lain yang kami kunjungi. Makanan paling murah nya Bibimbab sayur, yang harganya aja udah 7000 won (sekitar 60 ribu rupiah). Dan itu tanpa daging! Kalau mau makan daging harus rela keluar sekitar 100-200 ribu rupiah-an disini.
Setelah kenyang kami lanjutkan pendakian ke jalur yang lain. Kali ini jalur Biseondae. Gak terlalu curam, namun cukup jauh. Sekitar 3.5 kilometer.. Lumayan bikin pegel sih pastinya. Hehe.. Tapi pemandangannya luarrr biasa indah. Di tengah2 perjalanan juga kami stop beberapa kali untuk menuju ke sungai nya dan membenamkan kaki di air sungai yang segar, dan juga tidur2 an di bebatuan :)

Sokcho - RIver 3  Sokcho - River 2

Sokcho - River 1

Sokcho - Trees

Sokcho - Bridge

Korea Trip, Part 2

Nyicil lagi post-pro foto-foto Korea.. Hehe..

Korea - Anapji Pond
Yang ini lokasinya masih di Anapji Pond, sama seperti foto di postingan sebelumnya.
Anapji Pond letaknya di Gyeongju. Dan emang paling bagus dikunjungi di malam hari, saat lampu-lampu nya dinyalakan. Namun pada malam hari memang ramai nya ajubileh bin jalih. Jadi harus pinter2 cari posisi dan cekatan jepret sebelum orang lalu lalang (dan sebelum blue hour nya abis). Hehe..

Korea - Jeju Island
Kalau yang ini view dari atas Jeju Island. Ambil foto nya dari atas gunung. Niat banget hiking jam 3.30 pagi yang masih gelap gulita dan mata super ngantuk demi melihat sunrise dari atas pegunungan. Tapiiii… ternyata matahari nya gak nongol dengan indah karena cuaca mendung. Hiks…
Well.. however pemandangannya tetap menawan :)

Korea Trip, Part 1

Korea Trip, 12-21 August 2012
Setelah direncanakan jauh2 hari, akhirnya saya bersama 10 orang teman berangkat ke Korea! :D
Backpack selama 10 hari keliling KL, Seoul, Busan, Jeju, Nami, Gyeongju, Sokcho.

Baru sempat proses 3 foto mengingat lagi padat banget jadwal. Hehe..
Semuanya dipotret menggunakan kamera Sony Nex 5N dengan lensa kit 18-55. So far cukup puas menggunakan kamera + lensa ini, walau banyak mati gaya buat motret landscape karena wide nya cuma 18mm. Hehe..
Lokasi 3 foto ini semuanya di Gyeongju.

Anapji Pond

Tempat ini namanya Anapji Pond. Buat motret ini susah setengah mati, karena tau sendiri blue hour itu cuma beberapa saat doang, sedangkan tempat ini rame nya ajubileh bin jalih. Pas motret ini cukup amazed sama noise Sony Nex 5N yang cenderung low di ISO tinggi (disini saya gunakan ISO 3200). Kalau pakai Canon 60D saya kayanya noise nya udah jelek banget deh di 3200. Hehe..

Land Of Sorrow - South Korea
Motret ini terinspirasi dari desktop wallpaper nya windows yang ada pohon 1 biji. Hehehe. Karena langit nya kurang bagus jadi disarankan buat dijadikan panoramic aja lalu diberi frame putih tebal.

Gyeongju, South Korea
Kalau foto diatas saya buat HDR. Tapi gak 100% full opacity layer HDR nya.. Gak gitu suka kalau full HDR. Hehe

Foto2 dan cerita lainnya menyusul di postingan selanjutnya… :)

Sony Nex 5N + Kit Lens 18-55 Review

Review saya setelah menggunakan kamera Sony Nex 5N berikut lensa kit 18-55 nya:

(+):
* Ukurannya relatif kecil mengingat sensor nya yan sudah APSC dgn crop factor 1.5. Enak banget buat light traveling / backpack yang tetap ingin mendapatkan foto dengan hasil bagus
* Bisa menggunakan adapter untuk dipasangkan lensa2 lainnya seperti Canon dan Carl Zeiss di body Nex
* LCD touch screen
* Menu2 nya lumayan mudah diakses. Tombol utamanya bisa dicustomized untuk dijadikan shortcut menu
* Bisa di zoom di LCD saat mencari fokus. Enak banget jika pakai lensa manual
* Tajam terpercaya. Haha..
* High ISO nya low noise!!! Suka banget ama kelebihan yang ini. Apalagi jika dibandingkan dengan Canon 60D saya. Kalah banget deh canon kalo urusan high ISO nya
* Bisa shoot dengan mode RAW (formatnya .ARW)

(-):
* Harganya relatif mahal bokkk. Apalagi barangnya cukup “langka” di Jakarta. Bisa kisaran 7 juta an body+kit
* Pilihan lensa nya masih terbatas (banget!) –> kelemahan utama menurut saya
* Ukuran adapternya besar
* Auto white balance nya kurang ok sih kalau menurut saya. Terutama kalau di dalam ruangan. Ancur deh warnanya
* Exposure cenderung under setelah dilihat di kompi (tips: lebih baik setting EV+0.7 sebagai default di kamera)
* Software nya gak gitu ok. Masih mending pake photoshop RAW plugin nya deh…
* Agak lama nyalain nya (maklum kebiasaan pake SLR. haha)

Ini contoh hasil jepretan saya dengan menggunakan Sony Nex 5N + lens kit 18-55.
Foto asli dan belum diedit, menggunakan auto white balance. Bisa dilihat tone warna nya jadi ancur karena difoto di ruangan dengan tirai hijau. Ini EV nya sudah saya set +0.7. Kebayang kan kalo di EV 0 kaya gimana under nya? Hehe..
more »